halooo...saya datang lagiii :D
cuma mau ngasih tau hasil pertandingan2 Perempat Final Djarum Indonesia Open 2011 tadi siang di Senayan. tapi khusus pemain2 Indonesia,hehe. oh yaa...pertandingannya di siarin langsung di TRANS7, bagi yang belum nonton besok wajib nonton yakkk??
pertama ada asangan ganda putra Indonesia, Markis Kido/Hendra Setiawan melaju ke babak semifinal Djarum Indonesia Open 2011 usai menumbangkan ungglan pertama asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogense.
Bermain di depan ribuan suporter yang memenuhi Istora Senayan, Jakarta, Jumat (24/6), Kido Hendra ditantang unggulan pertama asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen.
Bermain serangan cepat sejak awal laga, Kido/Hendra tak banyak memberikan kesempatan kepada pasangan nomor satu dunia ini untuk menekan. Alhasil, juara Indonesia Open 2005 ini berhasil menutup set pertama dengan kemenangan 21-13.
Di set kedua, Boe/Mogensen berusaha bangkit dan menguasai jalannya laga. Namun, Kido/Hendra tampil lebih baik dan menang 22-20.
Bona Septano/Mohammad Ahsan mengikuti jejak seniornya Markis Kido/Hendra Setiawan ke babak semifinal Indonesia Open Premier Superseries 2011.
Bona/Ahsan berhasil menyingkirkan unggulan keempat asal Malaysia, Kien Kiat Koo/Boon Heong Tan dalam laga yang dihelat di Istora Senayan Jakarta, Jumat (24/6).
Kendati sempat tertinggal di awal set pertama, Bona/Ahsan berhasil mengejar ketertinggalan dan menutup set awal dengan kemenangan 21-19.
Di set kedua, Bona/Ahsan yang sudah mengetahui karakter permainan Kien Kiat Koo/Boon Heong Tan berhasil menguasai jalannya laga. Set kedua pun menjadi milik pemain tuan rumah 21-14.
Di babak semifinal, Bona/Ahsan akan menunggu pemenang antara unggulan kedelapan asal China, Biao Chai/Zhendong Guo yang akan berhadapan dengan pemain tuan rumah, Angga Pratama/Ryan Agung Saputra.
selanjutnya ada Partai Klasik Taufik vs Peter Gade
lolos dari hadangan Bao Chunlai, Taufik Hidayat akan bersua dengan salah satu musuh bebuyutannya yang lain. Pebulutangkis asal Denmark, Peter Hoeg Gade akan menghadangnya di babak perempat final Djarum Indonesia Open (DIO) Premier Super Series 2011 pada siang nanti.
Bagi anda pecinta bulutangkis, mungkin sudah hampir bosan mendengar Taufik akan bersua dengan Peter, tetapi pertarungan keduanya sungguh sayang bila harus dilewatkan. Taufik vs Peter pertama kali terjadi pada tahun 1998 di Jerman Terbuka, kala itu Taufik pun kalah dari pemain yang lima tahun lebih tua darinya itu.
Pertemuan kedua pun terjadi difinal All England satu tahun berikutnya, Taufik lagi-lagi menyerah di tangan pria kelahiran tahun 1976 itu. Hingga kini, mereka telah berjumpa sebanyak 16 kali, 9 untuk Peter dan 7 untuk Taufik.
Terakhir kali mereka bersua tahun 2010 lalu, di perempat final All England. Taufik kalah tipis 22-20, 20-22 dan 20-22. Tetapi, Taufik sendiri pernah mengalahkan Peter di Istora, tepatnya pada DIO 2009, kala itu Taufik menang 21-19, 8-21 dan 22-20.
“Tentu akan sangat menyenangkan bertemu dengan Peter, saya selalu menikmati pertandigan melawan dia, dan dengan dukungan ribuan penonton tentu akan membuat saya lebih menikmatinya lagi, menang ataupun kalah itu hal biasa diantara kami berdua,” papar Taufik.
Sementara Peter yang telah bermain sejak Piala Sudirman awal Mei lalu, mengungkapkan jadwal yang padat ini cukup melelahkan bagi pria seusia dirinya. “Kami berdua sudah sama-sama mengetahui permainan masing-masing, saya memang menang dua kali lebih banyak dibanding dia menang dari saya. namun disini dimana dia bermain di rumahnya sendiri tentu akan lebih sulit karena dia mendapat dukungan penuh dari penonton,” ujar Peter.
Sayangnya kekalahan Taufik Hidayat juga diikuti oleh tunggal putri satu2nya yang masih tersisa daari Indonesia Ardianti Firdasari. dia kandas di tangan unggulan keenam Cina, Yanjiao Jiang dalam perempatfinal Djarum Indonesia Open Premier Superseries 2011 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (24/6).
Kendati sempat memberikan perlawanan ketat di set pertama, Firdasari harus mengakui keunggulan Jiang 25-23. Di set kedua, pemain yang memulai laga dari babak kualifikasi ini tak kuasa menahan laju Jiang hingga akhirnya menyerah 14-21.
"Di set pertama, saya kecolongan di poin kritis. Jiang bermain dengan hati-hati dan lebih baik," ujar Firdasari dalam konfrensi pers usai laga.
Gagalnya Firdasari membuat Indonesia dipastikan kembali puasa gelar di nomor tunggal putra dan putri. Pasalnya, andalan tuan rumah di tunggal putra juga menyerah di tangan pemain Denmark, Peter Hoeg Gade.
Sementara pasangan ganda putra, Angga Pratama/Ryan Agung Saputra hanya mampu membuat kejutan hingga babak perempatfinal. Pasangan yang memulai petualangan dari babak kualifikasi ini menyerah di tangan unggulan delapan Cina, Biao Chai/Zhendong Guo, 14-21 dan 7-21.
di sektor ganda campuran. ini yang paling seru, asyik dan menegangkan!! :D
Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir belum mendapat hadangan berat untuk merebut tiket ke semifinal Djarum Indonesia Open Premier Superseries 2011.
Tantowi/Liliyana berhasil menumbangkan pasangan Cina, Hanbin He/Yang Yu dalam laga yang dihelat di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (24/6).
Pertarungan ketat terjadi si set pertama. Kedua pasangan saling mencoba memimpin poin dengan menerapkan permainan cepat. Namun, Tantowi/Liliyana berhasil mengamankan set ini dengan kemenangan 21-19.
Di set kedua, Tantowi/Liliyana melaju kencang. Bahkan, mereka sempat memimpin jauh, 19-9. Keunggulan ini membuat Tantowi/Liliyana bermain santai.
Hal ini pun dimanfaatkan Hanbin/Yang untuk mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Namun, keduanya masih bisa menutup jalannya laga dengan kemenangan 24-22m
Unggulan keempat ini pun akan menghadapi pemenang antara pasangan Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl kontra unggulan kedua asal Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam.
_Tantowi Ahmad mirip M. Robby.. ya nggak sihh??
M. ROBY
TANTOWI AHMAD
dengan demikian Dua pasangan ganda Indonesia gagal melangkah ke Semifinal Djarum Indonesia Open Premier Super Series 2011. Kegagalan pertama dialami Fran Kurniawan/Pia Zebadiah usai takluk di tangan Hung Ling Chen/Wen Hsing Cheng. Sementara kegagalan kedua dialami Greysia Polii/Meiliana Jauhari.
Dua pasangan ganda Indonesia gagal melangkah ke Semifinal Djarum Indonesia Open Premier Super Series 2011. Kegagalan pertama dialami Fran Kurniawan/Pia Zebadiah usai takluk di tangan Hung Ling Chen/Wen Hsing Cheng. Sementara kegagalan kedua dialami Greysia Polii/Meiliana Jauhari.
Dalam laga yang dihelat di Istora Senayan Jakarta (24/6), Fran/Pia menyerah di tangan Hung Ling Chen/Wen Hsing Cheng, 21-17 dan 21-14 . huuhh sayang banget mereka ga lolos, padahal masi pengen ngeliat mereka. mereka tu cocok bgd deh.. luph yu Frans Pia :*
Sementara itu, kegagalan juga diikuti oleh pasangan Greysia Polii/Meiliana Jauhari. Pasangan asal pelatnas ini takluk di tangan Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl asal Denmark, 21-15 dan 24-22.
Greysia Meliana gagal mengikuti jejak Vita Marissa/Nadya Melati yang sudah terlebih dahulu memastikan diri ke babak semifinal.
nah...akhirnya selesai juga nihh, hehe..
besok saya akan kembali melaporkan hasil pertandingan di laga semi final.
teman2q sebangsa setanah air,hehe. doakan terus para pemain Indonesia,, semoga aja di nomor ganda semuanya dari Indonesia ya yang dapat juara 1..AMINNNNN :)
bye..salam bulutangkis!!! #lhoooo
hwkwkwk
Jumat, 24 Juni 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Jumat, 24 Juni 2011
Perempat Final Djarum Indonesia Open 2011
halooo...saya datang lagiii :D
cuma mau ngasih tau hasil pertandingan2 Perempat Final Djarum Indonesia Open 2011 tadi siang di Senayan. tapi khusus pemain2 Indonesia,hehe. oh yaa...pertandingannya di siarin langsung di TRANS7, bagi yang belum nonton besok wajib nonton yakkk??
pertama ada asangan ganda putra Indonesia, Markis Kido/Hendra Setiawan melaju ke babak semifinal Djarum Indonesia Open 2011 usai menumbangkan ungglan pertama asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogense.
Bermain di depan ribuan suporter yang memenuhi Istora Senayan, Jakarta, Jumat (24/6), Kido Hendra ditantang unggulan pertama asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen.
Bermain serangan cepat sejak awal laga, Kido/Hendra tak banyak memberikan kesempatan kepada pasangan nomor satu dunia ini untuk menekan. Alhasil, juara Indonesia Open 2005 ini berhasil menutup set pertama dengan kemenangan 21-13.
Di set kedua, Boe/Mogensen berusaha bangkit dan menguasai jalannya laga. Namun, Kido/Hendra tampil lebih baik dan menang 22-20.
Bona Septano/Mohammad Ahsan mengikuti jejak seniornya Markis Kido/Hendra Setiawan ke babak semifinal Indonesia Open Premier Superseries 2011.
Bona/Ahsan berhasil menyingkirkan unggulan keempat asal Malaysia, Kien Kiat Koo/Boon Heong Tan dalam laga yang dihelat di Istora Senayan Jakarta, Jumat (24/6).
Kendati sempat tertinggal di awal set pertama, Bona/Ahsan berhasil mengejar ketertinggalan dan menutup set awal dengan kemenangan 21-19.
Di set kedua, Bona/Ahsan yang sudah mengetahui karakter permainan Kien Kiat Koo/Boon Heong Tan berhasil menguasai jalannya laga. Set kedua pun menjadi milik pemain tuan rumah 21-14.
Di babak semifinal, Bona/Ahsan akan menunggu pemenang antara unggulan kedelapan asal China, Biao Chai/Zhendong Guo yang akan berhadapan dengan pemain tuan rumah, Angga Pratama/Ryan Agung Saputra.
selanjutnya ada Partai Klasik Taufik vs Peter Gade
lolos dari hadangan Bao Chunlai, Taufik Hidayat akan bersua dengan salah satu musuh bebuyutannya yang lain. Pebulutangkis asal Denmark, Peter Hoeg Gade akan menghadangnya di babak perempat final Djarum Indonesia Open (DIO) Premier Super Series 2011 pada siang nanti.
Bagi anda pecinta bulutangkis, mungkin sudah hampir bosan mendengar Taufik akan bersua dengan Peter, tetapi pertarungan keduanya sungguh sayang bila harus dilewatkan. Taufik vs Peter pertama kali terjadi pada tahun 1998 di Jerman Terbuka, kala itu Taufik pun kalah dari pemain yang lima tahun lebih tua darinya itu.
Pertemuan kedua pun terjadi difinal All England satu tahun berikutnya, Taufik lagi-lagi menyerah di tangan pria kelahiran tahun 1976 itu. Hingga kini, mereka telah berjumpa sebanyak 16 kali, 9 untuk Peter dan 7 untuk Taufik.
Terakhir kali mereka bersua tahun 2010 lalu, di perempat final All England. Taufik kalah tipis 22-20, 20-22 dan 20-22. Tetapi, Taufik sendiri pernah mengalahkan Peter di Istora, tepatnya pada DIO 2009, kala itu Taufik menang 21-19, 8-21 dan 22-20.
“Tentu akan sangat menyenangkan bertemu dengan Peter, saya selalu menikmati pertandigan melawan dia, dan dengan dukungan ribuan penonton tentu akan membuat saya lebih menikmatinya lagi, menang ataupun kalah itu hal biasa diantara kami berdua,” papar Taufik.
Sementara Peter yang telah bermain sejak Piala Sudirman awal Mei lalu, mengungkapkan jadwal yang padat ini cukup melelahkan bagi pria seusia dirinya. “Kami berdua sudah sama-sama mengetahui permainan masing-masing, saya memang menang dua kali lebih banyak dibanding dia menang dari saya. namun disini dimana dia bermain di rumahnya sendiri tentu akan lebih sulit karena dia mendapat dukungan penuh dari penonton,” ujar Peter.
Sayangnya kekalahan Taufik Hidayat juga diikuti oleh tunggal putri satu2nya yang masih tersisa daari Indonesia Ardianti Firdasari. dia kandas di tangan unggulan keenam Cina, Yanjiao Jiang dalam perempatfinal Djarum Indonesia Open Premier Superseries 2011 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (24/6).
Kendati sempat memberikan perlawanan ketat di set pertama, Firdasari harus mengakui keunggulan Jiang 25-23. Di set kedua, pemain yang memulai laga dari babak kualifikasi ini tak kuasa menahan laju Jiang hingga akhirnya menyerah 14-21.
"Di set pertama, saya kecolongan di poin kritis. Jiang bermain dengan hati-hati dan lebih baik," ujar Firdasari dalam konfrensi pers usai laga.
Gagalnya Firdasari membuat Indonesia dipastikan kembali puasa gelar di nomor tunggal putra dan putri. Pasalnya, andalan tuan rumah di tunggal putra juga menyerah di tangan pemain Denmark, Peter Hoeg Gade.
Sementara pasangan ganda putra, Angga Pratama/Ryan Agung Saputra hanya mampu membuat kejutan hingga babak perempatfinal. Pasangan yang memulai petualangan dari babak kualifikasi ini menyerah di tangan unggulan delapan Cina, Biao Chai/Zhendong Guo, 14-21 dan 7-21.
di sektor ganda campuran. ini yang paling seru, asyik dan menegangkan!! :D
Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir belum mendapat hadangan berat untuk merebut tiket ke semifinal Djarum Indonesia Open Premier Superseries 2011.
Tantowi/Liliyana berhasil menumbangkan pasangan Cina, Hanbin He/Yang Yu dalam laga yang dihelat di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (24/6).
Pertarungan ketat terjadi si set pertama. Kedua pasangan saling mencoba memimpin poin dengan menerapkan permainan cepat. Namun, Tantowi/Liliyana berhasil mengamankan set ini dengan kemenangan 21-19.
Di set kedua, Tantowi/Liliyana melaju kencang. Bahkan, mereka sempat memimpin jauh, 19-9. Keunggulan ini membuat Tantowi/Liliyana bermain santai.
Hal ini pun dimanfaatkan Hanbin/Yang untuk mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Namun, keduanya masih bisa menutup jalannya laga dengan kemenangan 24-22m
Unggulan keempat ini pun akan menghadapi pemenang antara pasangan Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl kontra unggulan kedua asal Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam.
_Tantowi Ahmad mirip M. Robby.. ya nggak sihh??
M. ROBY
TANTOWI AHMAD
dengan demikian Dua pasangan ganda Indonesia gagal melangkah ke Semifinal Djarum Indonesia Open Premier Super Series 2011. Kegagalan pertama dialami Fran Kurniawan/Pia Zebadiah usai takluk di tangan Hung Ling Chen/Wen Hsing Cheng. Sementara kegagalan kedua dialami Greysia Polii/Meiliana Jauhari.
Dua pasangan ganda Indonesia gagal melangkah ke Semifinal Djarum Indonesia Open Premier Super Series 2011. Kegagalan pertama dialami Fran Kurniawan/Pia Zebadiah usai takluk di tangan Hung Ling Chen/Wen Hsing Cheng. Sementara kegagalan kedua dialami Greysia Polii/Meiliana Jauhari.
Dalam laga yang dihelat di Istora Senayan Jakarta (24/6), Fran/Pia menyerah di tangan Hung Ling Chen/Wen Hsing Cheng, 21-17 dan 21-14 . huuhh sayang banget mereka ga lolos, padahal masi pengen ngeliat mereka. mereka tu cocok bgd deh.. luph yu Frans Pia :*
Sementara itu, kegagalan juga diikuti oleh pasangan Greysia Polii/Meiliana Jauhari. Pasangan asal pelatnas ini takluk di tangan Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl asal Denmark, 21-15 dan 24-22.
Greysia Meliana gagal mengikuti jejak Vita Marissa/Nadya Melati yang sudah terlebih dahulu memastikan diri ke babak semifinal.
nah...akhirnya selesai juga nihh, hehe..
besok saya akan kembali melaporkan hasil pertandingan di laga semi final.
teman2q sebangsa setanah air,hehe. doakan terus para pemain Indonesia,, semoga aja di nomor ganda semuanya dari Indonesia ya yang dapat juara 1..AMINNNNN :)
bye..salam bulutangkis!!! #lhoooo
hwkwkwk
cuma mau ngasih tau hasil pertandingan2 Perempat Final Djarum Indonesia Open 2011 tadi siang di Senayan. tapi khusus pemain2 Indonesia,hehe. oh yaa...pertandingannya di siarin langsung di TRANS7, bagi yang belum nonton besok wajib nonton yakkk??
pertama ada asangan ganda putra Indonesia, Markis Kido/Hendra Setiawan melaju ke babak semifinal Djarum Indonesia Open 2011 usai menumbangkan ungglan pertama asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogense.
Bermain di depan ribuan suporter yang memenuhi Istora Senayan, Jakarta, Jumat (24/6), Kido Hendra ditantang unggulan pertama asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen.
Bermain serangan cepat sejak awal laga, Kido/Hendra tak banyak memberikan kesempatan kepada pasangan nomor satu dunia ini untuk menekan. Alhasil, juara Indonesia Open 2005 ini berhasil menutup set pertama dengan kemenangan 21-13.
Di set kedua, Boe/Mogensen berusaha bangkit dan menguasai jalannya laga. Namun, Kido/Hendra tampil lebih baik dan menang 22-20.
Bona Septano/Mohammad Ahsan mengikuti jejak seniornya Markis Kido/Hendra Setiawan ke babak semifinal Indonesia Open Premier Superseries 2011.
Bona/Ahsan berhasil menyingkirkan unggulan keempat asal Malaysia, Kien Kiat Koo/Boon Heong Tan dalam laga yang dihelat di Istora Senayan Jakarta, Jumat (24/6).
Kendati sempat tertinggal di awal set pertama, Bona/Ahsan berhasil mengejar ketertinggalan dan menutup set awal dengan kemenangan 21-19.
Di set kedua, Bona/Ahsan yang sudah mengetahui karakter permainan Kien Kiat Koo/Boon Heong Tan berhasil menguasai jalannya laga. Set kedua pun menjadi milik pemain tuan rumah 21-14.
Di babak semifinal, Bona/Ahsan akan menunggu pemenang antara unggulan kedelapan asal China, Biao Chai/Zhendong Guo yang akan berhadapan dengan pemain tuan rumah, Angga Pratama/Ryan Agung Saputra.
selanjutnya ada Partai Klasik Taufik vs Peter Gade
lolos dari hadangan Bao Chunlai, Taufik Hidayat akan bersua dengan salah satu musuh bebuyutannya yang lain. Pebulutangkis asal Denmark, Peter Hoeg Gade akan menghadangnya di babak perempat final Djarum Indonesia Open (DIO) Premier Super Series 2011 pada siang nanti.
Bagi anda pecinta bulutangkis, mungkin sudah hampir bosan mendengar Taufik akan bersua dengan Peter, tetapi pertarungan keduanya sungguh sayang bila harus dilewatkan. Taufik vs Peter pertama kali terjadi pada tahun 1998 di Jerman Terbuka, kala itu Taufik pun kalah dari pemain yang lima tahun lebih tua darinya itu.
Pertemuan kedua pun terjadi difinal All England satu tahun berikutnya, Taufik lagi-lagi menyerah di tangan pria kelahiran tahun 1976 itu. Hingga kini, mereka telah berjumpa sebanyak 16 kali, 9 untuk Peter dan 7 untuk Taufik.
Terakhir kali mereka bersua tahun 2010 lalu, di perempat final All England. Taufik kalah tipis 22-20, 20-22 dan 20-22. Tetapi, Taufik sendiri pernah mengalahkan Peter di Istora, tepatnya pada DIO 2009, kala itu Taufik menang 21-19, 8-21 dan 22-20.
“Tentu akan sangat menyenangkan bertemu dengan Peter, saya selalu menikmati pertandigan melawan dia, dan dengan dukungan ribuan penonton tentu akan membuat saya lebih menikmatinya lagi, menang ataupun kalah itu hal biasa diantara kami berdua,” papar Taufik.
Sementara Peter yang telah bermain sejak Piala Sudirman awal Mei lalu, mengungkapkan jadwal yang padat ini cukup melelahkan bagi pria seusia dirinya. “Kami berdua sudah sama-sama mengetahui permainan masing-masing, saya memang menang dua kali lebih banyak dibanding dia menang dari saya. namun disini dimana dia bermain di rumahnya sendiri tentu akan lebih sulit karena dia mendapat dukungan penuh dari penonton,” ujar Peter.
Sayangnya kekalahan Taufik Hidayat juga diikuti oleh tunggal putri satu2nya yang masih tersisa daari Indonesia Ardianti Firdasari. dia kandas di tangan unggulan keenam Cina, Yanjiao Jiang dalam perempatfinal Djarum Indonesia Open Premier Superseries 2011 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (24/6).
Kendati sempat memberikan perlawanan ketat di set pertama, Firdasari harus mengakui keunggulan Jiang 25-23. Di set kedua, pemain yang memulai laga dari babak kualifikasi ini tak kuasa menahan laju Jiang hingga akhirnya menyerah 14-21.
"Di set pertama, saya kecolongan di poin kritis. Jiang bermain dengan hati-hati dan lebih baik," ujar Firdasari dalam konfrensi pers usai laga.
Gagalnya Firdasari membuat Indonesia dipastikan kembali puasa gelar di nomor tunggal putra dan putri. Pasalnya, andalan tuan rumah di tunggal putra juga menyerah di tangan pemain Denmark, Peter Hoeg Gade.
Sementara pasangan ganda putra, Angga Pratama/Ryan Agung Saputra hanya mampu membuat kejutan hingga babak perempatfinal. Pasangan yang memulai petualangan dari babak kualifikasi ini menyerah di tangan unggulan delapan Cina, Biao Chai/Zhendong Guo, 14-21 dan 7-21.
di sektor ganda campuran. ini yang paling seru, asyik dan menegangkan!! :D
Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir belum mendapat hadangan berat untuk merebut tiket ke semifinal Djarum Indonesia Open Premier Superseries 2011.
Tantowi/Liliyana berhasil menumbangkan pasangan Cina, Hanbin He/Yang Yu dalam laga yang dihelat di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (24/6).
Pertarungan ketat terjadi si set pertama. Kedua pasangan saling mencoba memimpin poin dengan menerapkan permainan cepat. Namun, Tantowi/Liliyana berhasil mengamankan set ini dengan kemenangan 21-19.
Di set kedua, Tantowi/Liliyana melaju kencang. Bahkan, mereka sempat memimpin jauh, 19-9. Keunggulan ini membuat Tantowi/Liliyana bermain santai.
Hal ini pun dimanfaatkan Hanbin/Yang untuk mengejar ketertinggalan dan menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Namun, keduanya masih bisa menutup jalannya laga dengan kemenangan 24-22m
Unggulan keempat ini pun akan menghadapi pemenang antara pasangan Denmark, Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl kontra unggulan kedua asal Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam.
_Tantowi Ahmad mirip M. Robby.. ya nggak sihh??
M. ROBY
TANTOWI AHMAD
dengan demikian Dua pasangan ganda Indonesia gagal melangkah ke Semifinal Djarum Indonesia Open Premier Super Series 2011. Kegagalan pertama dialami Fran Kurniawan/Pia Zebadiah usai takluk di tangan Hung Ling Chen/Wen Hsing Cheng. Sementara kegagalan kedua dialami Greysia Polii/Meiliana Jauhari.
Dua pasangan ganda Indonesia gagal melangkah ke Semifinal Djarum Indonesia Open Premier Super Series 2011. Kegagalan pertama dialami Fran Kurniawan/Pia Zebadiah usai takluk di tangan Hung Ling Chen/Wen Hsing Cheng. Sementara kegagalan kedua dialami Greysia Polii/Meiliana Jauhari.
Dalam laga yang dihelat di Istora Senayan Jakarta (24/6), Fran/Pia menyerah di tangan Hung Ling Chen/Wen Hsing Cheng, 21-17 dan 21-14 . huuhh sayang banget mereka ga lolos, padahal masi pengen ngeliat mereka. mereka tu cocok bgd deh.. luph yu Frans Pia :*
Sementara itu, kegagalan juga diikuti oleh pasangan Greysia Polii/Meiliana Jauhari. Pasangan asal pelatnas ini takluk di tangan Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl asal Denmark, 21-15 dan 24-22.
Greysia Meliana gagal mengikuti jejak Vita Marissa/Nadya Melati yang sudah terlebih dahulu memastikan diri ke babak semifinal.
nah...akhirnya selesai juga nihh, hehe..
besok saya akan kembali melaporkan hasil pertandingan di laga semi final.
teman2q sebangsa setanah air,hehe. doakan terus para pemain Indonesia,, semoga aja di nomor ganda semuanya dari Indonesia ya yang dapat juara 1..AMINNNNN :)
bye..salam bulutangkis!!! #lhoooo
hwkwkwk
Langganan:
Posting Komentar (Atom)











0 komentar:
Posting Komentar